Teringat apa yang diucapkan Yara pada suatu malam setelah membaca buku Asma Nadia – La Tahzan for Mother.
Jumat malam, 5 Agustus 2011, setelah batuk selama seminggu yang ga berhenti2 dan akhirnya rusuk jadi sakit kl batuk menyerang bahkan saat sendawa maupun bersin sakitnya luar biasa. Malam itu, sekitar jam 10 malam, setelah tidur2an dan harus bangun karena batuk yang ga berhenti2, entah karena salah posisi bangun atau posisi saat batuk walhasil tulang rusuknya kayak yang keram dan yang paling parah sesak nafas, sampai megap2. Setelah meminta ayah untuk menghubungi umi (tukang urut langganan kita, yang alhamdulillah mau datang kerumah walaupun hari udah larut).
During period of waiting, Yara yang lihat Bundanya sedang kesakitan ngomong begini, ” Bunda kenapa? Bunda sakit? Bunda jangan nangis ya”. Ooh she is such a sweet girl. Dalam kesakitan terharu juga Yara sudah bisa ngomong begitu. So amazing melihat dia sudah tumbuh menjadi gadis kecil yang sudah dapat menghibur Bundanya di saat sakit.
Terima kasih ya Allah, semoga Yara akan selalu menjadi penawar rasa sakit bagi kami. AMIN